Pemilihan bahan bakar yang sesuai itu harus melihat dari rasio kompresi mesin sepeda motor anda
Terkadang masih banyak orang yang bertanya-tanya, jenis BBM apa yang cocok/ sesuai dengan motor yang kita pakai? mungkin pertanyaannya sepele, tapi ini menyangkut kelangsungan hidup motor kita (halah lebay

)
Tau gak si kalo pemilihan BBM yang baik itu harus disesuaikan dengan nilai kompressi pada motor kita, kenapa??
Karena eh karena kompresi inilah yang terkait dengan nilai oktan bahan bakar.
Rasio kompresi itu adalah perbandingan volume ruang bakar saat piston di titik mati bawah (TMB ; ketika piston berada di titik paling jauh dari kepala silinder) dengan volume ruang bakar saat titik mati atas (TMA ; ketika piston berada di titik paling dekat dari kepala silinder). Semakin besar perbandingan rasio kompresi maka saat piston berada di TMA akan memiliki tekanan dan suhu yang semakin besar pula. Efek baik lain ketika anda memakai bahan bakar yang sesuai selain peforma mesin maksimal adalah ketika anda memberi bahan bakar yang sesuai, maka pembakaran pun sempurna, sehingga otomatis lebih atau bahkan jauh lebih irit, serta mesinpun jadi awet.
Nah ketahanan bahan bakar terhadap suhu dan tekanan tertentu sebelum terbakar perlu diperhitungkan supaya bahan bakar tidak terbakar terlalu cepat atau terlalu terlambat. Bila pembakaran terjadi terlalu cepat maka piston akan mendapat hentakan gaya dari 2 arah yaitu putaran mesin dan ledakan terlalu cepat tadi, efek jangka panjangnya piston bisa cepat rusak. Tapi bila pembakaran terjadi terlalu lambat maka piston tidak akan dapat dorongan sempurna ketika akan kembali ke TMB, efeknya tenaga mesin jadi loyo.
By the way, pembakaran terlalu cepat juga membuat mesin jadi loyo, karena piston selalu berada dalam kondisi mendapat tekanan dari 2 arah yang berlawanan (namun tidak ekstrim, karena memang akan tetap lebih besar gaya dari putaran mesin, namun gaya dari pembakaran terlalu cepat meskipun lebih kecil, maka secara akumulatif akan mengganggu kinerja dari mesin itu sendiri).
Terkait itu semua, bahan bakar memiliki variabel indikator yang disebut Oktan. Oktan adalah nilai yang menunjukkan tingkat ketahanan bahan bakar terhadap suhu dan tekanan tertentu sebelum terbakar. Semakin tinggi angka Oktan, maka akan semakin tahan terhadap suhu dan tekanan yang lebih tinggi. Oktan ini terkait dengan kompresi dari mesin motor anda.
Bisa dilihat dari daftar di atas, Untuk Yamaha V-Ixion dia punya rasio kompresi 10,4:1, jadi bahan bakar yang cocok itu adalah Pertamax Plus, yang rentangnya di 10:1 hingga 11:1. Minimal pake Pertamax yang rentangnya 9:1 hingga 10:1, meskipun masih tidak sesuai, setidaknya rentangnya tidak melompat terlalu jauh ketimbang Premium yang rentangnya di 7:1 hingga 9:1.
Gunakanlah bahan bakar yang sesuai untuk rasio kompresi motor anda, supaya peforma yang didapat bisa maksimal. Kalo tidak sesuai, ya takutnya bisa mengalami efek-efek yang sudah saya jelaskan terlebih dahulu di atas (bisa jadi mesin loyo karena pembakaran tidak sempurna dan jangka panjangnya piston dan part di sekitarnya jadi kurang awet). Efek baik lainnya selain peforma maksimal ketika anda menggunakan bahan bakar yang sesuai adalah konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit serta komponen-komponen mesin terjaga keawetannya. Kalo V-Ixion dipaksakan pakai Premium, nanti pembakarannya tidak sempurna, sebab bakal terjadi detonasi atau pembakaran terlalu cepat, hal ini menyebabkan knocking atau mesin mengelitik (suara yang ditimbulkan karena piston ditekan dari dua arah, putaran mesin vs pembakaran yang terlalu cepat). Efek jangka panjang dari knocking adalah piston dan daerah ruang bakar bisa cepat rusak, seperti lecet, retak-retak, bahkan bisa membuat piston berlubang.
Demikian penjelasan dari ane bro, semoga pengetahuan semakin bertambah, n jangan lupa tuk selalu menjaga n merawat motor kesayangan kita

Dari berbagai sumber